Hari Minggu kemarin pas sengaja mau ambil orderan oriflame (ga dikirim ke rumah karene kebetulan yang bantuin order upline ku, karena KTPku ekspired sejak Februari 2014, dan E-KTPku belum jadi sampai sekarang), orderannya lagi2 udah diambil sama Tri, jadi tinggal ngambil tester parfum di Bu Ovy kebetulan udah janjian dari lama. skip..
Malamnya seperti biasa kalo aku datang ke Malang (rumahku Malang, tapi termasukMalang alias kabupaten, malah perbatasan dengan kab. Blitarnya), selalu dijamu sama temen-temen yang ada di Malang *istimewa, kebetulan ada Tri (Tri lagi), Elok, Friska, sama Samid. Lalu apa jamuannya??? Pada penasaran kan... hehehe.Kebetulan semua demen ngopi, meski yang diminum bukan kopi...hahhah, cuma namanya ngopi. Meluncurlah kami ke Monopoli cafe di daerah Suhat, yang paling dekat dari kos-kos'anya Tri (baca: ruko) karena Cangkir Jawa tutup.
Sesampainya di sana, kami langsung nyari tempat yang pewe, kebetulan ada yang lesehan di belakang, tau sendiri kan polah kami seperti apa, pasti seperti abegeh galau yang pura-pura macak dewasa. Baru pegang menu dan baca-baca sambil nungguin pelayannya dateng, tiba-tiba hujan derasssssss. Waooowww, kami yang berencana setelah dari sini karaokean jadi mungsret, tapi masih tetep akan reda bentar lagi jadi kami cuma pesen minuman aja. Sambil nungguin minuman datang, Samid ngeluarin sesuatu yang bisa dimainkan, taraaa domino. Akhirnya kami main domino sampe hujannya reda, meski Friska baru bisa tapi ga pernah kalah, hmmm hoki terus anak ini.
Akhirnya hujan deras telah reda, eitsss bahasanya baku banget. Setelah dari Monopoli kita langsung karaokean, mengeluarkan hasrat terpendam nyanyi di kamar mandi, kebetulan udah jam setengah sebelas dan kami ngambil yang 2 jam, jadi kira-kira sampe jam setengah 1 alias lewat tengah malam. ...skip *ada kejadian yang nggak ngenakin malam itu.
Malamnya seperti biasa kalo aku datang ke Malang (rumahku Malang, tapi termasuk
Sesampainya di sana, kami langsung nyari tempat yang pewe, kebetulan ada yang lesehan di belakang, tau sendiri kan polah kami seperti apa, pasti seperti abegeh galau yang pura-pura macak dewasa. Baru pegang menu dan baca-baca sambil nungguin pelayannya dateng, tiba-tiba hujan derasssssss. Waooowww, kami yang berencana setelah dari sini karaokean jadi mungsret, tapi masih tetep akan reda bentar lagi jadi kami cuma pesen minuman aja. Sambil nungguin minuman datang, Samid ngeluarin sesuatu yang bisa dimainkan, taraaa domino. Akhirnya kami main domino sampe hujannya reda, meski Friska baru bisa tapi ga pernah kalah, hmmm hoki terus anak ini.
Akhirnya hujan deras telah reda, eitsss bahasanya baku banget. Setelah dari Monopoli kita langsung karaokean, mengeluarkan hasrat terpendam nyanyi di kamar mandi, kebetulan udah jam setengah sebelas dan kami ngambil yang 2 jam, jadi kira-kira sampe jam setengah 1 alias lewat tengah malam. ...skip *ada kejadian yang nggak ngenakin malam itu.












